Apple Kembangkan Fitur Kontrol Tanpa Sentuhan Untuk iPhone

SINYALITI.com – Apple dikabarkan tengah menggarap fitur kontrol tanpa sentuhan untuk perangkat iPhone di masa depan. Hal ini sebagai bagian dari upaya Apple untuk membedakan dirinya di pasar perangkat cerdas yang semakin kompetitif.

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (1/11/2019), fitur kontrol tanpa sentuhan tersebut nantinya akan memungkinkan pengguna iPhone untuk mengontrol perangkat hanya dengan menunjuk di depan layar smartphone saja, tanpa harus menyentuhnya.

Selain itu, fitur tersebut juga akan dilengkapi dengan perubahan layar yang akan melengkung ke dalam secara bertahap dari atas ke bawah.

Kabarnya, fitur canggih tersebut diprediksi akan menjadi kenyataan dalam dua tahun ke depan.

Ilustrasi

Masih menurut Bloomberg, Apple tampaknya telah mengerjakan proyek tersebut sejak beberapa waktu lalu. Langkah akuisisi Apple terhadap perusahaan yang berbasis di Israel, 3D-sensing PrimeSense pada tahun 2013 silam, menunjukkan keseriusan Apple untuk menguasai teknologi kontrol gerakan, dan kemudian mengajukan beberapa paten menyangkut teknologi tersebut.

 

 

Hal itu pun termasuk paten pada tahun 2014 lalu, yang meliputi pengakuan visual dari gerakan yang akan memungkinkan pengguna untuk dapat berinteraksi dengan perangkatnya, namun tanpa menyentuhnya.

Kemudian berlanjut pada tahun 2016, yang meliputi pelacakan tangan 3D.

Sejauh ini, Apple telah mengajukan mengajukan paten untuk iPhone bertenaga surya dan dapat dilipat pada tahun 2010 dan 2016. Tapi sayangnya, paten dari keduanya itu belum mencapai pasar.

Sebenarnya fitur kontrol gerakan bukan sesuatu yang baru. Pasalnya, pesaing terberat Apple, yakni Samsung, juga telah memulai debutnya lewat fitur Air Gestures yang ada pada smartphone Galaxy S4, di mana fitur ini memungkinkan pengguna untuk memeriksa notifikasi, menelusuri halaman web, dan juga menerima panggilan tanpa menyentuh layar.

Raksasa mesin pencari Google juga telah memperkenalkan fitur gerakan tanpa sentuh sebagai bagian dari Project Soli, sebuah program yang menggunakan radar miniatur untuk mendeteksi gerakan.

Di samping itu, Apple juga dikabarkan akan menghentikan kerjasamanya dengan Intel dalam penggunaan chipset untuk produk-produk perangkat Mac.

Penghentian penggunaan chipset tersebut juga akan diterapkan Apple pada produk lainnya seperti iPhone dan iPad.

Sementara mulai tahun 2020 mendatang, Apple dikabarkan akan menggunakan chipset buatan sendiri untuk produknya, yang memiliki kode bernama “Kalamata”.

Menurut informasi yang beredar, Kalamata sendiri hingga saat ini masih dalam tahap pengembangan awal.

 

*Sinyaliti.com dan Wefixit.id melayani jasa Service iPhone Panggilan untuk Ganti Baterai iPhone, dengan harga yang bersaing dan dengan spare-part Original serta bergaransi.

Sinyaliti.com
WhatsApp chat